Ragam Kuliner Jalanan Thailand yang Sering Dicari Wisatawan

Salah satu alasan orang kembali ke Thailand adalah makanannya. Bukan hanya yang disajikan di restoran, tapi terutama yang dijual di pinggir jalan dengan gerobak sederhana dan beberapa kursi plastik. slot gacor Di banyak kota, warung kaki lima justru jadi tempat makan utama bagi warga setempat, bukan sekadar pilihan darurat. Karena itu kualitasnya sering kali tidak kalah dengan tempat makan berpendingin udara.

Hidangan Mi dan Nasi

Pad Thai mungkin yang paling dikenal di luar Thailand. Mi beras ditumis dengan telur, tahu, tauge, dan saus asam manis dari asam jawa, lalu ditaburi kacang tanah cincang serta perasan jeruk nipis. Versi warung biasanya lebih ringan dibanding yang dijual di restoran turis.

Boat noodles atau kuay teow reua punya kuah pekat berwarna gelap dengan rasa yang cukup kuat. Porsinya kecil, sehingga wajar kalau satu orang menghabiskan beberapa mangkuk. Ada juga khao man gai, nasi ayam rebus yang disajikan dengan kuah bening dan saus kedelai tauco berjahe. Bagi lidah Indonesia, hidangan ini termasuk yang paling mudah diterima.

Khao ka moo berupa kaki babi yang dimasak lama dalam kuah rempah manis gurih, disajikan di atas nasi dengan telur rebus dan sayuran asin. Bagi wisatawan muslim, penting memperhatikan bahan karena banyak masakan Thailand memakai daging babi atau kaldu dari bahan tersebut.

Salad dan Hidangan Pedas

Som tam adalah salad pepaya muda yang diulek bersama cabai, bawang putih, kacang panjang, tomat, kacang tanah, dan perasan jeruk nipis. Tingkat pedasnya bisa sangat tinggi, dan penjual biasanya mau menyesuaikan bila diminta.

Larb berupa daging cincang yang dibumbui dengan air jeruk, bubuk cabai, daun mint, dan beras sangrai tumbuk. Tekstur beras sangrai memberi karakter yang khas. Kedua hidangan ini berasal dari kawasan Isan di timur laut dan biasanya disantap bersama nasi ketan.

Sup dan Hidangan Berkuah

Tom yum adalah sup asam pedas dengan aroma serai, daun jeruk, lengkuas, dan cabai. Versi bening disebut tom yum nam sai, sementara versi dengan tambahan susu atau pasta disebut nam khon. Bagi yang tidak bisa mengonsumsi makanan laut, versi ayam tersedia di banyak tempat.

Tom kha gai punya rasa lebih lembut karena memakai santan, dengan lengkuas sebagai aroma utamanya. Sup ini biasanya jadi pilihan aman bagi yang belum terbiasa dengan tingkat pedas masakan Thailand.

Camilan dan Makanan Manis

Mango sticky rice atau khao niao mamuang menggabungkan ketan yang dimasak dengan santan, potongan mangga matang, dan siraman santan kental di atasnya. Musim mangga terbaik berlangsung sekitar Maret sampai Mei.

Roti pisang yang dijual di gerobak kecil juga banyak diminati. Adonan tipis digoreng di atas wajan datar, diisi pisang dan telur, lalu diberi susu kental manis. Di sisi minuman, cha yen atau teh Thailand dengan es dan susu punya warna oranye yang mudah dikenali.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Memilih warung dengan antrean panjang biasanya jadi pertanda baik karena bahan berputar cepat. Perhatikan juga apakah penjual memisahkan proses memasak dengan penanganan uang.

Bagi yang punya alergi, penting menyebutkannya dengan jelas. Kacang tanah, kecap ikan, dan pasta udang dipakai sangat luas dalam masakan Thailand, termasuk pada hidangan yang tampaknya tidak berhubungan dengan makanan laut. Beberapa kartu keterangan alergi dalam bahasa Thailand bisa membantu menghindari kesalahpahaman.

Kesimpulan

Kuliner jalanan Thailand mencakup rentang rasa yang cukup luas, dari yang ringan sampai yang sangat pedas, dari hidangan berkuah sampai penutup manis. Warung kaki lima jadi tempat paling jujur untuk mencicipinya karena mengikuti selera warga setempat, bukan selera wisatawan. Sedikit kehati-hatian soal bahan dan kebersihan sudah cukup untuk membuat pengalamannya berjalan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *